Gempa Magnitudo 3,3 Guncang Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Guncangan Terasa di Wilayah Pantura

NWIP-NEWSPAPERS.COMGempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 3,3 mengguncang wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Senin siang (30/12/2024). Gempa tersebut terasa di sejumlah daerah, khususnya di kawasan utara Gresik atau yang dikenal dengan Pantura.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa pusat gempa berada di darat, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. Meski memiliki kekuatan kecil, guncangan cukup dirasakan oleh masyarakat di beberapa kecamatan, terutama wilayah pesisir utara.

“Gempa berkekuatan Magnitudo 3,3 terjadi pukul 11.45 WIB. Lokasi gempa berada pada koordinat 7.17 LS dan 112.62 BT, sekitar 15 km arah barat laut dari pusat Kabupaten Gresik,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Tretes, Indra Wibowo, dalam keterangan resminya.


Guncangan Dirasakan Pekerja di Kawasan Industri Manyar

Guncangan akibat gempa terasa cukup kuat di kawasan industri, termasuk di Manyar. Salah satu pekerja pabrik, Teguh (32), mengungkapkan bahwa ia merasakan getaran gempa saat sedang berada di ruang kerja.

“Awalnya saya pikir itu mesin pabrik yang bergetar, tapi setelah beberapa detik, saya sadar itu gempa. Barang-barang di meja juga ikut bergetar,” ujar Teguh.

Tidak hanya di kawasan industri, guncangan juga dilaporkan terasa di Kecamatan Sidayu, Panceng, dan Bungah. Meski begitu, hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.


Respons Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak cepat dengan melakukan pemantauan di lokasi terdampak. Kepala BPBD Gresik, Eko Nugroho, memastikan bahwa tidak ada kerusakan signifikan maupun korban jiwa akibat gempa ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan perangkat daerah untuk memastikan kondisi masyarakat aman. Hingga saat ini, laporan yang masuk menunjukkan situasi terkendali,” kata Eko.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BMKG juga mengingatkan pentingnya memperhatikan prosedur evakuasi jika terjadi gempa lebih besar.


Karakteristik Gempa di Gresik

Gempa dengan magnitudo kecil seperti ini sering kali disebabkan oleh aktivitas tektonik di zona patahan lokal. Gresik, yang berada di wilayah utara Jawa Timur, tidak asing dengan aktivitas seismik meski frekuensinya relatif rendah dibandingkan dengan wilayah selatan Jawa.

BMKG menjelaskan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal, sehingga guncangan lebih terasa di permukaan meskipun kekuatannya kecil.

“Zona Pantura memiliki struktur geologi yang cukup kompleks. Meski intensitas gempa jarang tinggi, masyarakat tetap perlu waspada,” ujar Indra.


Tips Aman Saat Menghadapi Gempa

BMKG dan BPBD memberikan beberapa tips agar masyarakat tetap aman saat terjadi gempa:

  1. Segera berlindung di bawah meja untuk menghindari kejatuhan benda berat.
  2. Jangan panik dan tetap tenang saat merasakan getaran gempa.
  3. Hindari penggunaan lift jika berada di dalam gedung bertingkat.
  4. Evakuasi ke area terbuka jika gempa berlanjut dengan intensitas tinggi.
  5. Pantau informasi resmi dari BMKG atau BPBD terkait kondisi terkini.

Kesimpulan

Gempa berkekuatan Magnitudo 3,3 yang mengguncang Kabupaten Gresik pada 30 Desember 2024 menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Meski tidak menimbulkan kerusakan maupun korban, langkah cepat dari BMKG dan BPBD berhasil menjaga situasi tetap terkendali.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi terkini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG atau pemerintah daerah.